Ditanya Mengapa Tidak Klarifikasi ke Ahok Sebelum Berfatwa, Ketua MUI : Yang Kami Nilai Ucapanya, Buka Niatnya Ahok

Ditanya Mengapa Tidak Klarifikasi ke Ahok Sebelum Berfatwa, Ketua MUI : Yang Kami Nilai Ucapanya, Buka Niatnya Ahok - Hallo sahabat Berita Islam Di Indonesia, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Ditanya Mengapa Tidak Klarifikasi ke Ahok Sebelum Berfatwa, Ketua MUI : Yang Kami Nilai Ucapanya, Buka Niatnya Ahok, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita Hari ini, Artikel Berita islam terbaru, Artikel Berita Terhanggat, Artikel Berita Terkini, Artikel Informasi Islam, Artikel Ragam Islam, Artikel Unik, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Ditanya Mengapa Tidak Klarifikasi ke Ahok Sebelum Berfatwa, Ketua MUI : Yang Kami Nilai Ucapanya, Buka Niatnya Ahok
link : Ditanya Mengapa Tidak Klarifikasi ke Ahok Sebelum Berfatwa, Ketua MUI : Yang Kami Nilai Ucapanya, Buka Niatnya Ahok

Baca juga


Ditanya Mengapa Tidak Klarifikasi ke Ahok Sebelum Berfatwa, Ketua MUI : Yang Kami Nilai Ucapanya, Buka Niatnya Ahok

Islamedia - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin menegaskan bahwa untuk kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok terkait Al-Maidah 51, MUI tidak perlu bertanya atau klarifikasi dulu kepada ahok. Karena fokus MUI adalah yang keluar dari ucapan Ahok, bukan dari niat atau maksudnya.

"Kami tidak perlu klarifikasi. Kami tidak perlu mengetahui niat dan maksudnya. Yang kami garis bawahi hanya ucapannya," ujar Kiai Ma'ruf dalam kesaksiannya menjawab pertanyaan JPU, dalam sidang penistaan agama yang dilakukan Ahok di dalam gedung Kementan, Jakarta Selatan, Selasa (31/1/2017)

Jawaban Kiyai Ma'ruf tersebut sebagai jawabana atas pertanyaan Jaksa penuntut umum (JPU) terkait apakah keputusan dan sikap keagamaan yang dikeluarkan MUI terhadap kasus dugaan penistaan agama tidak memerlukan klasifikasi dari terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). 

Lebih lanjut Kiyai Ma'ruf menyatakan bahwa pada saat memberikan pidato di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016 lalu, Ahok juga tidak seharusnya mengutip surat Al-Maidah karena dinilai tidak etis dan proporsional. "Harusnya Pak Basuki tidak bicara al- Maidah karena bukan Muslim, tidak proporsional dan tidak etis," ujar Kiyai Ma'ruf. [islamedia]


Demikianlah Artikel Ditanya Mengapa Tidak Klarifikasi ke Ahok Sebelum Berfatwa, Ketua MUI : Yang Kami Nilai Ucapanya, Buka Niatnya Ahok

Sekianlah artikel Ditanya Mengapa Tidak Klarifikasi ke Ahok Sebelum Berfatwa, Ketua MUI : Yang Kami Nilai Ucapanya, Buka Niatnya Ahok kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Ditanya Mengapa Tidak Klarifikasi ke Ahok Sebelum Berfatwa, Ketua MUI : Yang Kami Nilai Ucapanya, Buka Niatnya Ahok dengan alamat link http://beritaislamdiindonesia.blogspot.com/2017/01/ditanya-mengapa-tidak-klarifikasi-ke.html

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ditanya Mengapa Tidak Klarifikasi ke Ahok Sebelum Berfatwa, Ketua MUI : Yang Kami Nilai Ucapanya, Buka Niatnya Ahok"

Posting Komentar