Isaac Bannour Jalan Kaki dari Perancis ke Mekah Selama 20 Hari

Isaac Bannour Jalan Kaki dari Perancis ke Mekah Selama 20 Hari - Hallo sahabat Berita Islam Di Indonesia, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Isaac Bannour Jalan Kaki dari Perancis ke Mekah Selama 20 Hari, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita Hari ini, Artikel Berita islam terbaru, Artikel Berita Terhanggat, Artikel Berita Terkini, Artikel Informasi Islam, Artikel Ragam Islam, Artikel Unik, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Isaac Bannour Jalan Kaki dari Perancis ke Mekah Selama 20 Hari
link : Isaac Bannour Jalan Kaki dari Perancis ke Mekah Selama 20 Hari

Baca juga


Isaac Bannour Jalan Kaki dari Perancis ke Mekah Selama 20 Hari

Seorang lelaki bernama Isaac Bannour telah berjalan kaki dari Perancis ke Makkah, Arab Saudi, untu melakukan umrah. Jumlah ia sudah menempuh jarak 7.250 kilometer saat berangkat dari Perancis ke Makkah.

Lelaki asal Algeria ini telah meninggalkan Perancis enam bulan lalu. Ia bertekad mempromosikan Islam dengan 'Jalan Damai' dan melakukan umrah. Kehidupan di Eropah menunjukkan kepadanya bahawa orang-orang tidak menyedari konsep dan nilai asal Islam.

Untuk itu dia memutuskan untuk mempromosikan Islam sebagai agama damai. Namun alih-alih naik pesawat, Isaac memilih berjalan kaki dan menggalakkan semacam troli untuk tempatnya menyimpan barang-barang termasuk khemah, pakaian, dan makanan.

Dia telah melewati 17 negara termasuk Jerman, Jerman, Austria, Slovenia, Croatia, Bosnia, Montenegro, Serbia, Kosovo, Macedonia, Bulgaria, Turki, Iran, Iraq dan Kuwait semasa pengembaraan beliau.

"Perlu masa kira-kira 20 hari untuk sampai ke Makkah di mana saya akan melakukan umrah," ujarnya seperti dipetik dari salah satu laman berita Arab Saudi, Sabq, beberapa waktu lalu.

Foto: Gulf News.
Setelah menunaikan umrah, dia tidak lagi berjalan kaki melainkan menggunakan pesawat. Isaac mengatakan bahawa dia pernah melawat beberapa negara, namun belum pernah ke Arab Saudi.

"Tidak dapat diterima apabila saya sudah melawat begitu banyak negara, namun belum pernah ke Makkah untuk melakukan umrah," kata dia.

Setelah berfikir panjang, kurang lebih empat tahun, Isaac akhirnya memutuskan pergi ke Tanah Suci dengan menggunakan sepasang kakinya. "Saya memutuskan terus maju dengan rancangan itu," ujarnya.

Awalnya dia hendak mengajak saudaranya, Zakaria, untuk ikut berjalan kaki. Hanya saja dia bimbang pasport Algeria yang dimiliki Zakaria akan mendapat halangan masalah visa di beberapa tempat. Isaac tidak merasakan kesan dari gelombang sejuk yang melanda Saudi beberapa waktu lalu.

"Sebenarnya saya sering berasa panas kerana terus berjalan. Keadaan yang sukar adalak ketika salji di Perancis dan Austria. Namun, saya terus berjalan dan mendorong troli saya, "kata dia.

Apabila berjalan secara teratur, biasanya Isaac mampu menempuh jarak 50 kilometer per hari. Namun boleh lebih atau kurang dari itu.

Di Saudi, saya sering tidur di dalam rumah kerana banyak orang yang menawarkannya tinggal bersama mereka.

Dia bersyukur pegawai Kementerian Dalam Negeri Saudi sangat membantu dan memberikannya nombor kenalan untuk dihubungi setiap kali Isaac memerlukan bantuan.

"Mereka menawarkan saya ambulans, tapi saya beritahu kepada mereka bahawa saya baik-baik saja," ujarnya. []

Sumber: Ihram


Demikianlah Artikel Isaac Bannour Jalan Kaki dari Perancis ke Mekah Selama 20 Hari

Sekianlah artikel Isaac Bannour Jalan Kaki dari Perancis ke Mekah Selama 20 Hari kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Isaac Bannour Jalan Kaki dari Perancis ke Mekah Selama 20 Hari dengan alamat link http://beritaislamdiindonesia.blogspot.com/2017/04/isaac-bannour-jalan-kaki-dari-perancis.html

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Isaac Bannour Jalan Kaki dari Perancis ke Mekah Selama 20 Hari"

Posting Komentar